"Jadi Anggapan Pemilu 2019 tidak jurdil tidak sejalan dengan penilaian mayoritas warga Indonesia," tutur Direktur Sirojuddin Abbas di kantor SMRC, Jakarta, Minggu(16/6).
Dari 69 persen tersebut, sebanyak 14 persen menganggap Pilpres 2019 berjalan sangat jujur dan adil. Sementara 55 persen lainnya menganggap Pilpres 2019 berjalan cukup jurdil.
Sirojuddin mengatakan bahwa tingkat kepuasan terhadap Pemilu 2019 yang cukup tinggi tidak jauh berbeda dengan sebelumnya. Misalnya, pada 2014, 70,7 persen masyarakat percaya Pemilu berjalan dengan jurdil. Lalu pada 2009, sebesar 67 persen masyarakat percaya Pemilu berjalan jurdil.
Merujuk dari hasil survei yang sama, masyarakat yang tidak menganggap Pilpres 2019 berjalan jujur dan adil sebanyak 28 persen. Dari angka itu, 22 persen menganggap kurang jurdil, 5 persen tidak jurdil sama sekali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Survei dilakukan pada 20 Mei - 1 Juni lalu. Melibatkan 1.220 responden yang dipilih secara acak atau multistage random sampling di seluruh Indonesia.
Responden yang dipilih telah memiliki hak suara. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka. Margin of error mencapai sekitar 3,05 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
[Gambas:Video CNN] (bmw/gil)