FOTO : Tumpukan Sampah Impor di Mojokerto

Antara Foto, CNN Indonesia | Kamis, 20/06/2019 10:54 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Untuk menunjang industri, sejumlah pabrik di Mojokerto menggunakan sampah impor kertas sebagai bahan baku produksi mereka.

Seorang pekerja beraktivitas di dekat tumpukan sampah kertas yang diimpor sebuah perusahaan pabrik kertas sebagai bahan baku kertas di Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (19/6). (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Berdasarkan data Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah Ecoton, masuknya sampah dengan merk dan lokasi jual di luar Indonesia, diduga akibat kebijakan China menghentikan impor sampah plastik dari sejumlah negara di Uni Eropa dan Amerika. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Menyikapi sampah impor untuk bahan baku industri tersebut, saat berkunjung ke Mojokerto pada Rabu (19/6), Gubernur Jatim Khofifah INdar Parawansa meminta material sampah yang digunakan harus bebas plastik dan B3. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Tumpukan sampah kertas yang diimpor sebuah perusahaan pabrik kertas sebagai bahan baku kertas di Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (19/6). Indonesia diperkirakan menerima sedikitnya 300 kontainer yang sebagian besar menuju ke Jawa Timur setiap harinya. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Warga berdiri di atas tumpukan sampah plastik impor di Desa Bangun di Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (19/6). (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Warga memilah tumpukan sampah plastik impor di halaman rumahnya di Desa Bangun di Mojokerto, Jawa Timur,Rabu (19/6). (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Tumpukan sampah plastik impor berada di sekitar pemukiman warga di Desa Bangun di Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (19/6). (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Sejumlah anak berlarian di tumpukan sampah plastik impor di Desa Bangun di Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (19/6). (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)