Wakil Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Djakfar Sodiq mengatakan pihaknya berharap jembatan darurat tersebut dapat mengurai kemacetan yang sudah terjadi sejak 3 hari terakhir pasca jembatan ambruk.
"Mudah-mudahan bisa membantu pengendara yang melintas. Ya, jembatan ini bisa dilalui khusus kendaraan pribadi. Kepada pengendara untuk sama-sama jaga ketertiban, jangan saling mendahului agar tidak menimbulkan kemacetan parah dan menghindari kecelakaan," ujar Djakfar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Target pengerjaan perbaikan jembatan selesai dalam 2 minggu. Kita upayakan cepat selesai," ujar dia.
Laju kendaraan yang terpaksa melambat di sekitar lokasi dan tingginya potensi kemacetan dikhawatirkan dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.
"Jangan sampai kondisi ini dimanfaatkan oknum tidak bertanggungjawab untuk lakukan kejahatan jalanan. Kita siagakan posko pengamanan," kata dia.
Sebelumnya, sebuah truk berbobot 40 ton terperosok di Jembatan Pematang Panggang, Mesuji, Lampung, Senin (17/6). Akibatnya jembatan yang menghubungkan ruas jalan Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan dan Mesuji, Lampung itu tak bisa dilalui.
Lalu lintas diarahkan ke Jalan Tol Trans Sumatera di Kayu Agung yang belum sepenuhnya jadi.
(idz/ain)