"Mereka terlalu overconfidence kan. Dari 300 halaman yang dibacakan 30, ini kan overconfidence. Kalau pakai bahasa lain, mereka terlalu sombong," kata BW saat ditemui jelang sidang di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (21/6).
Bambang tak ingin mengambil sikap serupa KPU. Ia berkeyakinan sekecil mungkin bentuk kecurangannya, mereka akan mencoba membuktikannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang Widjojanto (kanan). CNN Indonesia/Adhi Wicaksono |
"Firaun dulu juga sombong. Jadi kalau belajar kesombongan, zaman Firaun sudah ada. Makanya kami tak mau jadi orang yang sombong," kata Bambang.
Tak hanya itu, kualitas ahli yang diboyong oleh tim 02 Prabowo-Sandi dinilai tak memperkuat dalil yang mereka ajukan sendiri.
Namun menurut Bambang, mereka sudah berhasil menghadirkan ahli yang dapat menjelaskan indikasi kecurangan dalam pemilu kemarin. Baginya, ahli yang ia datangkan dua hari lalu dapat menguraikan proses penggelembungan suara.
"Kalau kami ajukan argumen terjadi penggelembungan, kami sudah datangkan ahli yang bisa konfirmasi itu. Ahli itu bahkan sudah jelaskan bagaimana proses penggelembungannya," kata Bambang.
Bambang Widjojanto (kanan). CNN Indonesia/Adhi Wicaksono