"Saya datang pukul 7.30 WIB, dapat antrean nomor 226," kata Dedis saat ditemui CNNIndonesia.com di SMP 174, Senin (24/6).
Dedis mengaku terpaksa mengontrak rumah untuk menyiasati sistem zonasi. Dalam sistem zonasi, pertimbangan utama pihak sekolah untuk menerima calon peserta didik adalah kedekatan jarak antara sekolah dan rumah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dedis mengontrak sebuah rumah di Jakarta Timur, jauh hari sebelum pendaftaran dibuka. Tapi persoalan tak hanya selesai dengan menyewa rumah. Sebab, pindah rumah Dedis juga mengurus perubahan domisili.
Untuk mengurus itu semua Dedis memakan waktu hingga satu bulan lamanya. Setelah menjalani semua proses itu, Dedis yang awalnya berdomisili di Jakarta Pusat, kini berganti menjadi Jakarta Timur.
"Saya memanfaatkan jalur zonasi karena peluang untuk diterimanya kan sekitar 90 persen dibanding jalur non-zonasi dan jalur prestasi yang 5 persen," ujar Dedis.
PPDB zonasi hari pertama di SMP 174 dipenuhi ratusan orang tua dan calon peserta didik baru. Pantauan CNNIndonesia.com pukul 12.00 WIB di lokasi, nomor antrean untuk verifikasi berkas telah memasuki nomor 270.
Lihat juga:Curhat Orang Tua soal Sistem Zonasi PPDB |
"Saya datang sekitar pukul 8, dapat nomor antrean 355," ujarnya ketika ditemui.
Narwono menuturkan SMP 174 merupakan sekolah pilihan pertama anak sulungnya.
Dia mengaku tak mengalami kesulitan saat proses verifikasi berkas. Yang perlu dilakukan hanya menyiapkan legalisir Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN), fotokopi kartu keluarga dan akta kelahiran, serta menunjukkan akta kelahiran asli.
Kepala Sekolah SMP 174 Fathulloh mengklaim PPDB zonasi hari pertama di sekolah yang dipimpinnya berjalan lancar. Dia juga mengimbau kepada calon peserta didik baru dan orang tua untuk tidak khawatir dalam proses pendaftaran ini. Kata Fathulloh, pendaftaran zonasi berlangsung selama tiga hari ke depan.
"Alhamdulillah sampai saat ini lancar. Animo masyarakat luar biasa nih, orang tua enggak usah khawatir karena pendaftaran ini kan berlangsung 3 hari," ujar dia.
Setelah proses pendaftaran, tahap selanjutnya adalah verifikasi berkas dan pendaftaran/memilih sekolah serta proses seleksi akan berlangsung pada 24-26 Juni 2019. Kemudian pengumuman penerimaan akan dilakukan pada 26 Juni 2019 di online/ sekolah tujuan. Tahap terakhir, yaitu lapor diri diadakan di sekolah tujuan pada 27-28 Juni 2019.
[Gambas:Video CNN] (ryn/wis)