"Tidak ada. Kita sepenuhnya sudah kuasakan kepada kuasa hukum yang dipimpin oleh Mas Bambang Widjojanto," kata Dahnil di Media Center BPN Prabowo-Sandi, Jakarta, Senin (24/6).
Dahnil menjelaskan ketidakhadiran Prabowo-Sandi dalam pembacaan putusan di MK bukan persoalan. Alasannya, karena permohonan bukan lagi milik Prabowo-Sandi, melainkan milik masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dahnil mengatakan Prabowo kemungkinan bakal menonton pembacaan putusan oleh majelis hakim MK di kediamannya, antara di Hambalang atau Jalan Kertanegara, Jakarta. Dahnil yakin Prabowo sudah berada di Indonesia pada Jumat mendatang usai berobat dan keperluan bisnis di Jerman.
"Insyaallah kalau enggak Rabu ini, Selasa kembali," kata Dahnil.
Begitu pula saksi ahli dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf.
Majelis hakim MK kini tengah menjalani proses Rapat Permusyawaratan Hakim. Kemudian pada Jumat (28/6) mendatang, majelis hakim bakal membacakan putusan.
Sejauh ini, kepolisian telah melarang masyarakat menggelar aksi di sekitar gedung MK saat putussan dibacakan. Namun, ada pihak yang tetap ingin menggelar unjuk rasa.
Salah satunya adalah mantan penasihat KPK Abdullah Hehamahua. Dia mengaku ingin menggelar aksi guna memberikan dukungan moril kepada majelis hakim. Aksi sendiri akan dibalut dengan acara halal bihalal.
[Gambas:Video CNN] (bmw/sur)