Isu Rekonsiliasi, Gerindra Bungkam soal Imbalan untuk Prabowo

CNN Indonesia | Senin, 24/06/2019 16:52 WIB
Isu Rekonsiliasi, Gerindra Bungkam soal Imbalan untuk Prabowo Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sidebut masih memikirkan dengan matang wacana rekonsiliasi dengan kubu Jokowi. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Politikus Partai Gerindra, Sodik Mujahid menyebut pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno masih mempertimbangkan upaya rekonsiliasi yang ditawarkan kubu pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin usai berakhirnya gelaran Pilpres 2019.

Sodik pun menyebut bahwa pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sendiri sudah terbuka untuk meminta rekonsiliasi dengan kubu Prabowo belakangan ini.

"Sekali lagi kita belum mengambil keputusan, ya, itu masih sedang dipertimbangkan dengan amat mendalam, dengan amat matang, dengan amat komprehensif, bagaimana terbaik untuk bangsa ini," kata Sodik kepada wartawan di Kompleks MPR/DPR, Jakarta, Senin (24/6).


Lebih lanjut, Sodik membeberkan bahwa Jokowi berulangkali sudah meminta untuk bertemu Prabowo untuk membahas rekonsiliasi usai gelaran pilpres. Ia menyebut Jokowi sudah mengirimkan utusannya untuk bertemu dengan Prabowo.


Meski demikian, ia menyatakan Prabowo masih mempertimbangkan dan meminta saran secara kolektif bersama jajaran pimpinan Gerindra lainnya guna membahas pertemuan tersebut

"Pimpinan kami akan bertemu dengan semua jajaran. Jajaran Gerindra, dewan pembina, dewan pakar, DPD juga dengan koalisi, juga mungkin dengan tokoh-tokoh," kata dia.

Di sisi lain, Sodik enggan berkomentar lebih lanjut tentang adanya pemberian konsesi jabatan di pemerintahan yang dijanjikan kubu Jokowi sebagai jalan rekonsiliasi.

Ia menegaskan bahwa Partai Gerindra tak memiliki orientasi terhadap kepentingan kekuasaan jangka pendek semata dalam proses bernegara.


"Itu ditanyakan langsung kepimpinan kami, kami bukan hanya jangka pendek saja, kami yang bersifat fundamental, itu ditanyakan langsung ke pimpinan kami," kata dia.

Terpisah, Wakil Ketua Umum Gerindra Ahmad Riza Patria menegaskan pihaknya belum memiliki keputusan untuk melakukan rekonsiliasi dengan kubu Jokowi. Riza menyatakan belum ada pihak dari kubu Jokowi yang menemui Prabowo untuk membicarakan soal rekonsiliasi.

"Jadi sampai hari ini sejauh yang saya tahu belum ada utusan dari pemerintah terkait masalah rekonsiliasi. masalah rekonsiliasi ini yakinlah pada saatnya nanti kita akan putuskan yang terbaik" kata Riza.

Lebih lanjut, Riza menyarankan agar kubu Jokowi mau memberikan kesempatan bagi BPN Prabowo-Sandiaga untuk menyelesaikan gugatan perselisihan hasil pemilu presiden yang tengah berlangsung di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Sampai hari ini kita belum memutuskan apakah partai Gerindra akan oposisi atau koalisi belum diputuskan. nanti akan diputuskan setelah hasil MK. kita hormati dulu hasil MK," kata dia.

(rzr/ain)