Sedianya sidang pembacaan putusan sengketa yang digugat kubu Prabowo Subiantp-Sandiaga Uno itu digelar Jumat 28 Juni 2019.
"Kan sudah tersiar kabar kami akan aksi sampai 28 Juni, itu hari Jumat, mungkin melalui operasi intelijen mereka tahu kita akan salat Jumat di sini (Monas). Jadi mereka hindari itu," ujar Abdullah saat ditemui di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Selasa (25/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin MK ingin meniru KPU supaya pendukung 02 kecolongan," katanya.
"Mungkin juga mereka sudah firm dengan data-data yang dimiliki, sehingga yakin untuk ambil keputusan," ucap Abdullah.
Aksi demo, kata dia, masih akan dilanjutkan hingga hari pembacaan putusan pada 27 Juni mendatang. Ia sendiri bersama massa aksi telah menggelar aksi di kawasan Patung Kuda sejak Senin (24/6) kemarin.
"Kami akan aksi hari ini sampai tanggal 27 Juni. Tadinya kan sampai tanggal 28 tapi karena putusan maju maka kami sampai tanggal 27. Khusus untuk beri dukungan dan support moral ke MK," tuturnya.
Meski sudah menetapkan jadwal pembacaan putusan, sembilan hakim masih menggelar Rapat Permusyawaratan Hakim sampai Rabu 26 Juni mendatang.
[Gambas:Video CNN] (psp/osc)