Pantauan CNNIndonesia.com pukul 09.06 WIB, para peserta aksi yang berbusana khas muslim, seperti baju koko, kopiah maupun jilbab, tengah melantunkan selawat dan menyanyikan sebuah lagu yang liriknya meminta pemimpin FPI Rizieq Shihab dipulangkan.
"Pulangkan imam besar kami kembali ke NKRI, bebaskanlah guru kami di dalam jeruji besi," seru mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah ditutup mati. Enggak boleh ada kendaraan yang masuk," ucap salah satu personel Aiptu Sumardi.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan terlihat sedang meninjau lokasi. Dia langsung memberikan arahan kepada sejumlah personelnya.
"Intinya, kita sudah siapkan tahapan-tahapan sampai akhir aksi unjuk rasa. Untuk perusuh, kita sudah punya tahapan sendiri," ujar Harry kepada wartawan, Rabu (26/6).
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian melarang Persatuan Alumni (PA) 212 menggelar aksi halalbihalal di depan Gedung Mahkamah Konstitusi saat sidang putusan sengketa hasil pemilihan umum Pilpres 2019.
Tito mengatakan dirinya sudah menginstruksikan kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Eddy Gatot agar tidak memberikan izin terkait aksi massa tersebut.
"Saya juga sudah menegaskan pada Kapolda Metro dan Kepala Badan Intelijen Kepolisian tidak memberikan izin melaksanakan demo di depan Mahkamah Konstitusi," kata Tito di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (25/6).
[Gambas:Video CNN] (ryn/pmg)