"Saya datang untuk bersilaturahmi dan menyampaikan sekali lagi duka cita yang dalam atas berpulangnya ibu Ani. Saya baru datang karena juga sempat istirahat di rumah sakit 10 hari, jadi baru sempat ke sini," ujar JK di Cikeas, Jawa Barat, Rabu (25/6).
JK mengenang sosok Ani sebagai istri yang baik. Menurutnya, Ani juga kerap memberikan banyak pandangan tentang berbagai persoalan bangsa kepada SBY. "Beliau memberikan banyak pandangan-pandangan dan tentu khususnya untuk Pak SBY, tentu istri yang baik," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak bicara politik. Nanti beliau (SBY) sudah lebih siap, saya juga pensiun, kita mau berkolaborasi terus menerus bagaimana memberi pandangan, saran ke pemerintah dan masyarakat," tuturnya.
Sementara itu SBY menyatakan saat ini dirinya masih menata hati setelah meninggalnya Ani. Ia mengaku senang menerima kunjungan JK karena pernah bersama memimpin Indonesia dalam rentang waktu 2004-2009.
"Saya masih menata hati ya, melalui hari-hari yang berat ini. Saya berbincang-bincang dengan sahabat saya, Pak Jusuf Kalla pernah berjuang kemana-mana mengatasi banyak masalah di negeri ini berdua," katanya.
Lihat juga:JK Kunjungi SBY di Cikeas |
SBY juga mengenang Ani yang kerap melakukan kegiatan bersama istri JK, Mufidah Jusuf Kalla. "Saya bilang 'Pak JK kita dulu sering turun ke daerah atasi bencana, krisis BBM, ekonomi. Istri-istri kami melakukan kegiatan untuk mengembangkan kerajinan tangan, hal-hal yang berkaitan dengan sosial'," kata SBY.
Ketua Umum Partai Demokrat itu mengatakan, pengalamannya didampingi JK sebagai wapres merupakan kenangan yang sangat indah.
Ia berjanji akan kembali bertemu dengan JK untuk membahas berbagai persoalan bangsa jika kondisinya sudah pulih.
"Pak Jusuf, kalau sudah tepat kita komunikasi lagi. Apalah yang kita sampaikan dan pandangan rakyat, pandangan orang tua, untuk kebaikan negeri ini," tuturnya.