"Dari PAN diajak [koalisi] syukur, kita tahu dirilah sebagai parpol, kalau di barisan opsisi pun kita siap. Jadi karena DNA PAN demokratis semua bersuara dan berpendapat," kata Faldo dalam sebuah diskusi di D'Consulate, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (29/6).
Namun demikian, Faldo menyatakan PAN akan menentukan sikap politik dalam rapat kerja nasional (Rakernas) yang digelar pada Bulan Juli mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak juga yang masih [mau] di oposisi, tapi yang [mau] bergabung [koalisi Jokowi] juga banyak. Dari awal parpol ini dibangun dengan skema bebas ngomong," tambahnya.
Mahkamah Konstitusi pada Kamis (27/6), telah menolak seluruh permohonan sengketa Pilpres 2019 yang diajukan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Hal itu membuat Jokowi-Ma'ruf dipastikan menjadi presiden dan wakil presiden terpilih dalam Pilpres 2019.
Isu tersebut mencuat, terlebih setelah Prabowo Subianto resmi membubarkan Koalisi Indonesia Makmur yang mengusungnya di Pilpres, Jumat (28/6) malam.
[Gambas:Video CNN] (rzr/ain)