"Sampai jam empat sore ini ada 93 orang yang mendaftar, didominasi dosen dan pengacara," ujar Ketua Pansel Capim KPK Yenti Ganarsih saat konferensi pers di kantor BNPT, Jakarta.
Jumlah akademisi yang mendaftar tercatat ada 22 orang, pengacara 20 orang, sementara pendaftar lain berasal dari bidang pajak, keuangan, polisi, hingga pensiunan jaksa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biasanya akhir-akhir (yang mendaftar) tinggi. Kalau sudah cukup, tentu tidak perlu diperpanjang pendaftarannya," katanya.
Wadah Pegawai KPK sebelumnya menyoroti minimnya pendaftar capim KPK. Ketua WP KPK Yudi Purnomo menilai perlu ada aksi khusus dari panitia seleksi agar masyarakat memiliki keinginan untuk mendaftar sebagai capim KPK. Jika tidak, ia khawatir jabatan itu akan diisi orang-orang yang tidak profesional.
"Perlu aksi nyata agar masyarakat tidak pesimistis dan mau daftar jadi pimpinan KPK. Akan sangat berbahaya jika calon pimpinan KPK bukan calon-calon yang ideal," kata Yudi di gedung KPK.
Lihat juga:Tito Berharap Anak Buahnya Jadi Pimpinan KPK |
"Kita harus memastikan pimpinan KPK yang terpilih punya rekam jejak anti korupsi, independen tanpa dipengaruhi oleh lembaga mana pun dan punya kompetensi," ucapnya.
[Gambas:Video CNN] (psp/ugo)