FOTO: Musim Kemarau, Sejumlah Daerah Dilanda Kekeringan

ANTARA FOTO, CNN Indonesia | Rabu, 03/07/2019 12:58 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Kekeringan melanda sejumlah wilayah di Indonesia di tengah musim kemarau tahun ini yang diprediksi BMKG puncaknya terjadi pada Agustus mendatang.

Anak-anak bermain di sungai Ciliwung yang menyusut debit airnya saat musim kemarau di Kampung Kebon Jukut, Babakan Pasar, Kota Bogor, Selasa (2/7). BMKG memprediksi puncak musim kemarau tahun ini terjadi pada Agustus mendatang. (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)
Warga menambang pasir di aliran Sungai Bendung Pucang Gading yang kering karena kemarau di Pedurungan, Semarang, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Aji Styawan)
Foto udara areal persawahan mengalami kekeringan di Desa Banjar Anyar, Brebes, 17 Juni 2019. BPBD Jateng, mencatat 1.259 desa dari 360 kecamatan di sana mengalami kekeringan dan berdampak minimnya pasokan air ke persawahan. (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)
Warga menggembala kambing di lahan kering yang ditanami padi berusia satu bulan, di Kampung Cimanggu, Kabupaten Tasikmalaya, 2 Juli 2019. Pemrov Jabar menyebut, sebanyak 8.644 hektare lahan pertanian di Jabar mengalami kekeringan pada musim kemarau. (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)
Warga beraktifitas di kawasan Bendungan Colo, Sukoharjo, Jawa Tengah, 22 Juni 2019. Pasokan air di bendungan itu berkurang karena penyusutan debit air di Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri akibat musim kemarau. (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)
Seorang warga mengambil air dari sumur buatan di Desa Parungmulya, Ciampel, Karawang, 2 Juli 2019. Akibat musim kemarau sebagian warga di wilayah itu terpaksa membuat sumur buatan untuk melakukan aktivitas Mandi Cuci Kakus (MCK) karena sumber air di rumah mereka mengalami kekeringan. (ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar)
Petugas BPBD memberikan bantuan air bersih kepada warga yang dilanda kekeringan di kawasan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, 1 Juli 2019. BPBD Kabupaten Bekasi mengedrop sebanyak 5000 liter air bersih per hari ke sejumlah wilayah kecamatan yang dilanda kekeringan. (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)
Seorang warga minum air dari ember di tempat pengedropan air bersih, Desa Jatimulya, Kabupaten Tegal, 26 Juni 2019. PMI dan BPBD Kabupaten Tegal mengedrop air bersih sebanyak 8.750.000 liter untuk warga di 20 desa di Kabupaten Tegal yang terdampak kekeringan untuk kebutuhan memasak, minum dan mandi. (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)