Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP), Eko Sulistyo mengatakan langkah Jokowi tersebut merupakan hal wajar setelah resmi bersama Ma'ruf Amin ditetapkan sebagai pemenang.
"Karena ini satu medium untuk kemudian menyerap aspirasi yang terkait dengan proses politik ke depan, terutama pembentukan pemerintahan jilid dua ini bersama Pak Ma'ruf Amin," kata Eko saat berbincang dengan CNNIndonesia.com, Rabu (3/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin akan diikuti yang lainnya terutama partai pengusung," tuturnya.
Menurutnya, apa yang disampaikan Jokowi adalah cerminan dari gaya kepemimpinan dirinya selama ini, yakni berorientasi pada aksi.
"Jadi intinya adalah bahwa kriteria yang disampaikan presiden itu menteri ini jangan pandai merencanakan, tapi juga mengeksekusi pekerjaan itu," ujarnya.
Eko menyebut keinginan Jokowi untuk tetap mempertahankan Basuki bisa menjadi gambaran siapa saja menteri pada Kabinet Kerja ini yang tetap 'dipakai' untuk periode 2019-2024.
"Presiden sendiri kan sudah menyampaikan. Contohnya Pak Basuki, ya itu saja yang dipegang. Kalau yang lain kan belum disampaikan Pak Presiden," tuturnya.
"Selain fokus SDM, pembangunan infrastruktur tetap dijalankan, reformasi birokrasi juga masih menjadi fokus utama, kemudian kemaritiman juga masih menjadi fokus pemerintahan," tuturnya.
[Gambas:Video CNN] (fra/dal)