"Pertama saya lihat semangatnya teman-teman saya untuk memiliki wagub. Jadi saya berharap langsung kuorum di hari pertama," kata Suhaimi saat dihubungi, Jumat (5/7).
Suhaimi mengatakan dengan cepat terpilihnya anggota dewan, maka makin cepat pula pelayanan yang disediakan oleh DKI. Sehingga menurutnya tidak ada alasan dewan untuk tidak datang dalam rapat paripurna.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam rapat Panita Khusus pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dibicarakan sejumlah poin. Salah satunya ialah poin kuorum yang digunakan dalam mengambil keputusan.
Adapun jumlah kuorum yang akan dipilih Pansus ialah tiga perempat, dua pertiga dan setengah dari total keseluruhan anggota dewan sebanyak 106 orang. Pilihan ini yang nantinya akan disepakati anggota dewan terlebih dahulu setelahnya dimasukkan ke dalam tata tertib.
Setelah pengesahan tatib, maka DPRD DKI akan membentuk panitia pemilihan (Panlih) untuk menentukan mekanisme dan melakukan penetapan calon wakil gubernur. Sejauh ini ada dua nama yang sudah diusulkan oleh PKS-Gerindra melalui Gubernur DKI Jakarta.
Mereka ialah Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. Keduanya memastikan bakal tetap maju dan mengikuti peraturan pemilihan wakil gubernur di DPRD DKI.