Sebelumnya, pos Kemenpora diisi oleh Imam Nahrawi, yang merupakan politikus PKB.
"Menpora biar dikasih ke generasi milenial lah," kata Daniel dalam diskusi di bilangan Menteng, Jakarta, Sabtu (6/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PKB, imbuh Daniel, ingin berkontribusi di pemerintahan selanjutnya dalam bidang pendidikan dan ekonomi masyarakat. Dua aspek tersebut menjadi agenda PKB yang diutamakan.
Untuk itu, Daniel mengatakan PKB akan bersyukur jika Jokowi memberikan kursi Menteri Pendidikan. PKB, lanjutnya, bakal berupaya sebaik mungkin untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan anggaran yang ada.
"Mungkin kita harus melakukan terobosan kurikulum. Jadi tidak hanya menitikberatkan otak hafal, tetapi juga ke hati, keberanian, keterampilan, kreativitas," tutur Daniel.
Hal lain terkait pendidikan, Daniel mengatakan PKB ingin meningkatkan reputasi pesantren. Langkah-langkah untuk memajukan pesantren bakal dilakukan seoptimal mungkin.
Di samping pendidikan, Daniel mengatakan partainya juga ingin berkontribusi secara konkret dalam hal ekonomi masyarakat di pemerintahan selanjutnya. Dia menyebut beberapa kursi menteri.
Di antaranya, menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, menteri Ketenagakerjaan, dan menteri Pertanian, serta menteri Kelautan dan Perikanan.
Diketahui, Menteri Desa PDTT di kabinet sebelumnya diisi oleh kader PKB, yakni Eko Putro Sandjojo yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum DPP PKB. Selain itu, kursi menteri Ketenagakerjaan juga diisi oleh Sekjen PKB Hanif Dhakiri.
"Ya menteri desa mungkin karena kan memang sudah berjalan," ujar Daniel.
Mengenai menteri pertanian, Daniel mengaku banyak kader PKB yang ahli di bidang tersebut. Dia yakin kader PKB dapat menjalani tugasnya dengan baik bila nanti diberi kepercayaan oleh Jokowi. Begitu pula dengan menteri Kelautan dan Perikanan.
"Yang menjadi concern PKB saat ini pertanian dan nelayan. Kalau diberikan kepercayaan kami bersyukur," ujar Daniel.
[Gambas:Video CNN] (bmw/dal)