Seperti dilansir dari Antara, Megawati yang tiba di Beijing, China, Sabtu (6/7) malam itu akan bertemu dengan Wakil Presiden China Wang Qishan pada Senin (8/7).
Sementara itu, dalam kegiatan WPF VII yang berlangsung 8-9 Juli 2019 tersebut, Megawati disebutkan akan menjadi pembicara kunci dalam salah satu pleno di forum tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stasiun Eksperimental Universitas Agrikultural China itu merupakan tempat penelitian teknologi pertanian, tempat pembinaan talenta pertanian, serta lapangan pengajaran penanaman praktis.
Sementara itu, ditinggal Megawati ke China, saat ini perpolitikan di Indonesia tengah hangat terkait wacana bakal bergabungnya sejumlah partai dari kubu oposisi menjadi kubu koalisi yang mengusung Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Selain itu, sedang heboh pula mengenai jatah partai politik pengusung dalam kabinet yang akan diusung Jokowi pada periode kedua pemerintahannya ini.
Setelah putusan MK pada 27 Juni lalu, Jokowi-Ma'ruf pun ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai pemenang Pilpres 2019. Jokowi-Ma'ruf yang didukung Koalisi Adil dan Makmur (PDIP, Golkar, NasDem, PPP, PKB, Hanura, PSI, Perindo, dan PKPI) itu pun kini dinanti gebrakannya soal kabinet baru yang akan dipimpin mereka tersebut. Jokowi sendiri dikenal sebagai politikus kader PDIP. Sementara Ma'ruf meski pernah menjadi anggota legislatif dari PPP, kini Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu pun dekat dengan PKB.
(antara/kid)