Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) menyatakan di saat-saat terakhirnya, Sutopo didampingi oleh istrinya Retno Utami, kerabat, serta komunitas warga Indonesia yang tinggal di Guangzhou.
Saat ini Konsul Jenderal RI di Guangzhou, Gustanto disebut turun tangan langsung untuk mengatur kepulangan jenazah ke Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pukul 06.00 WIB, Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi menghubungi istri Sutopo dan menyampaikan belasungkawa pada pihak keluarga. Dalam kesempatan yang sama, ia menyatakan pihaknya akan mengatur kepulangan jenazah Sutopo ke Jakarta.
"Dokter bilang saya kanker paru-paru stadium IV pertengahan Januari lalu," kata pria yang juga karib disapa Pak Topo itu dalam keterangan yang disampaikan di grup whatsapp wartawan, Senin (12/2).
Sutopo mengaku kaget atas penyakitnya tersebut. Apalagi selama ini ia tidak merokok dan selalu mengonsumsi makanan sehat.
Namun, Sutopo menyatakan menerima penyakit tersebut dan menganggapnya sebagai garis hidup yang memang harus dijalaninya. Dia pun terus menjalani aktivitasnya seperti biasa, termasuk dalam pekerjaan sebagai Kepala Pusdatin Humas BNPB.
Dikabarkan bahwa Sutopo meninggal dunia saat sedang menjalani pengobatan penyakit kanker di St. Stamford Modern Cancer Hospital, Guangzhou, China, sejak 15 Juni 2019. Kanker yang dideritanya telah menyebar ke tulang dan beberapa organ vital tubuh.
[Gambas:Video CNN] (rea)