"Kloter 2, satu orang gagal berangkat karena hamil," kata Kepala Sub Bagian Humas dan Protokol Asrama Haji Pondok Gede Affan Sofwan kepada CNNIndonesia.com, di asrama haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (8/7).
Affan mengaku masih mencari informasi usia kehamilan perempuan tersebut. Berdasarkan aturan, kata dia, perempuan hamil tetap boleh menunaikan haji jika kandungannya berusia minimal empat bulan dan maksimal empat bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Affan mengatakan pada Kloter 1 terdapat dua orang yang menunda melaksanakan ibadah haji karena sakit. Satu orang menunda sebelum masuk ke embarkasi Pondok Gede.
Affan menuturkan orang yang gagal menunaikan ibadah tahun ini, biaya hajinya bisa dikembalikan kepada yang bersangkutan. Atau, pilihan lain adalah menunda ibadah hajinya.
Embarkasi Pondok Gede membuka 65 kloter jemaah haji tahun ini. Jemaah haji yang akan diberangkatkan berasal dari tiga provinsi yaitu DKI Jakarta, Banten dan Lampung.
Namun bagi jemaah haji yang berasal dari Lampung tidak masuk ke asrama haji Pondok Gede. Mereka langsung menuju bandara Soekarno-Hatta.
Lihat juga:Calon Haji asal Blora Meninggal di Pesawat |
Untuk jemaah haji Kloter 1, disebut Affan sudah berada di Tanah Suci. Sementara Kloter 2 yang berjumlah 392 orang, berangkat sore tadi.
Selanjutnya untuk Kloter 3 akan diterbangkan besok siang sekitar pukul 12.00 WIB. Affan mengatakan para jemaah haji itu akan berangkat dari embarkasi ke bandara sejak pukul 06.00 WIB.
"Kita dorong pagi-pagi biasanya 5 atau 6 jam sebelum waktu penerbangan itu kita sudah dorong dari embarkasih," imbuhnya. (wis)