Dia mengatakan menjadi oposisi sudah dilakoni Gerindra sejak masuk ke Senayan pada 2009. Menurutnya, Gerindra merupakan satu-satunya partai politik di Indonesia saat ini yang belum pernah masuk kekuasaan.
"Bagi Gerindra masuk koalisi itu sesuatu yang baru, menjadi oposisi sudah kami alami selama 10 tahun, sehingga bukan persoalan. Jadi bagi saya tidak ada problem, Gerindra adalah satu-satunya partai politik yang sejak ada di Senayan sampai sekarang belum pernah masuk dalam kekuasaan," kata Muzani kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (9/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga kini, Prabowo belum mengundang Dewan Pembina untuk menggelar rapat dan mendengar pandangan serta pikiran, sebagaimana yang sering dilakukan sebelum mengambil keputusan terkait hal penting lainnya.
Namun begitu, Muzani mengaku sudah mendengar berbagai macam aspirasi dari kader Gerindra di daerah, termasuk ihwal keinginan agar DPP memutuskan Gerindra mengambil posisi oposisi pemerintahan mendatang.
Menurutnya, semua aspirasi itu akan didengarkan dan dicermati sebelum Prabowo mengambil keputusan nantinya.
"Semua pandangan yang sekarang disuarakan oleh kader, termasuk para pendukung Prabowo, relawan, para ulama para, habaib semuanya kami mendengar. Kami memperhatikan dan mencermati dengan seksama. Saya kira beliau [Prabowo] pun melakukan hal yang sama," ungkapnya.
Sebelumnya, calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengatakan harus ada oposisi yang konstruktif sebagai upaya membangun Bangsa Indonesia agar lebih baik ke depan.
"Saya sadar bahwa untuk membangun bangsa itu bisa dari luar dan kami menjadi oposisi tetapi tetap bersahabat," katanya usai mengikuti perlombaan Belitung Triathlon 2019 seperti dikutip Antara di Sijuk, Belitung, Provinsi Bangka Belitung, Minggu (7/7).
Sandi menilai koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin sejauh ini sudah cukup baik. Sandi memutuskan akan tetap berada di luar pemerintahan untuk menjadi oposisi yang kuat.
"Ini juga aspirasi dari masyarakat menginginkan oposisi yang kuat yang ikut mengoreksi langkah-langkah pemerintah," katanya.
[Gambas:Video CNN] (mts/pmg)