Hal tersebut diungkapkan Doni usai menghadiri Apel Gerakan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan 2019 di Griya Agung Palembang, Selasa (9/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirinya menerangkan peran Sutopo dalam memberikan informasi dengan teknik pengumpulan data di lapangan tidak bisa dilakukan orang sembarangan karena perlu tingkat akurasi yang tinggi.
Lihat juga:Kepala BNPB: Pak Topo Pahlawan Kemanusiaan |
Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan serangkaian tes untuk mencari pengganti yang bisa bekerja sebaik Sutopo.
"Segala cara kita akan upayakan semuanya, termasuk fit and proper tes. Yang punya bakat, kita kumpulin mulai dari sekarang," ujar dia, yang juga mantan Danjen Kopassus itu.
Sebelumnya, Sutopo wafat saat menjalani pengobatan kanker di Guangzhou, China, Minggu (7/7) pukul 02.00 waktu setempat.
[Gambas:Video CNN] (arh/idz/arh)