Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran berawal dari munculnya ledakan sekitar pukul 09.30 WIB dari rumah Asmawati (50 tahun). Mendengar suara ledakan, warga berhamburan keluar rumah dan berupaya memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya.
Namun, tiupan angin kencang dan banyaknya rumah panggung semipermanen berbahan kayu di kawasan tersebut menyebabkan api menyebar cepat ke rumah di sekitarnya.
Sambil menyelamatkan barang berharga, warga melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian dan pemadam kebakaran. Setengah jam kemudian, petugas pemadam kebakaran mulai datang ke lokasi kebakaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua RT 28, A Kasim mengatakan, kompor di rumah Asmawati meledak karena ditinggalkan saat sedang memasak. Warga yang terdampak kebakaran tersebut berada di 4 RT, yakni RT 25 hingga RT 28.
Lihat juga:VIDEO: Puluhan Rumah Terbakar di Manggarai |
Sementara itu, Kapolsek Kertapati Ajun Komisaris Polin Agustinus Pakpahan mengaku pihaknya telah melakukan olah TKP di lokasi kebakaran. Namun, kepolisian belum bisa mengetahui secara pasti sumber api penyebab kebakaran.
"Sementara diketahui api berasal dari salah satu warga yang meninggalkan rumah dalam kondisi kompor gas menyala. Untuk kerugian materi belum dapat kita pastikan. Lebih dari 100 rumah terbakar dan tidak ada korban jiwa," jelas dia. (idz/agi)