Sidang vonis ini mundur dari jadwal semula yang sedianya digelar pada pekan lalu, Kamis (4/7). Sidang penentuan nasib Ratna ini diundur karena hakim ada kegiatan lain di tanggal tersebut.
"Selanjutnya adalah putusan. Karena majelis tidak di tempat, putusan diundur, Insyaallah akan dibacakan 11 Juli, Kamis," ujar Ketua Majelis Hakim Jhoni dalam sidang sebelumnya, akhir bulan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita bohong pemukulan Ratna bermula pada Oktober 2018. Ketika itu, sejumlah politikus mengabarkan Ratna Sarumpaet dipukul sekelompok orang di Bandung. Foto-foto Ratna lebam beredar di media sosial.
Sejumlah politikus itu mengaku mendapat kabar penganiayaan dari Ratna. Namun, Ratna akhirnya mengaku luka lebam itu bukan disebabkan karena pemukulan melainkan operasi kecantikan.
[Gambas:Video CNN] (gst/osc)