"Sudah, sudah (menyusun kabinet), secepatnya (diumumkan)," kata Jokowi di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (12/7).
Jokowi belum mau bicara terbuka soal komposisi para menterinya. Ia hanya menyatakan formasi kabinetnya diisi dari kalangan partai dan profesional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya enggak apa-apa mau minta 10, mau minta 11, mau minta 9. Kan enggak apa-apa, wong minta aja," tuturnya.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan saat ini Jokowi tengah melakukan konsolidasi internal dengan para partai pendukung.
"Penguatan koalisi pasti selalu terjadi kepada siapapun, karena sekali lagi Pak Jokowi selalu memikirkan bagaimana negara ini dibangun secara bersama-sama," ujar Moeldoko beberapa waktu lalu.
Jokowi terpilih kembali sebagai presiden bersama Ma'ruf Amin. Jokowi-Ma'ruf unggul dari pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Jokowi-Ma'ruf didukung oleh PDIP, Golkar, NasDem, PKB, PPP, Hanura, PSI, Perindo, PKPI, serta menyusul kemudian PBB.
Cari Sosok Muda Jadi Menteri
Jokowi menambahkan bakal ada sosok anak muda dalam kabinet periode kedua 2019-2024. Ia mengaku sudah meminta partai politik pendukung menyetorkan kader mudanya masing-masing untuk menjadi menteri.
"Saya minta dari partai juga ada (kader) yang muda. Ada dari profesional juga (yang tergolong muda untuk menjadi menteri)," kata Jokowi.
"Kalau enggak ada dari partai ya kita cari sendiri. Profesional muda kan sekarang banyak banget," ujarnya.
Mantan Wali Kota Solo itu mengungkapkan sejumlah menteri dalam Kabinet Kerja juga banyak yang dirinya pertahankan. Namun, ia tak menyebut siapa saja menteri yang akan melanjutkan tugas dalam periode kedua pemerintahannya.
"Banyak (yang dipertahankan). Ya nanti dilihat. Kalau keluar dilihat," tuturnya.
[Gambas:Video CNN] (fra/osc)