Tercatat, Anies pernah mengunjungi Maroko, pada Senin (16/4/2018). Saat itu, Ia datang untuk memenuhi undangan Wali Kota Casablanca Abdelaziz El Omari dalam rangka berpartisipasi dalam 'The Third Edition of Smart Cities African Casablanca 2018'. Dari Maroko, Anies melanjutkan perjalanan ke Turki. Di sana, Anies menemui Wali Kota Istanbul Mevlüt Uysa dan kunjungan ke ISKI (Istanbul Water and Waste Management).
Selanjutnya, Anies mengunjungi Argentina pada Oktober 2018 untuk menghadiri pertemuan Urban 20 Mayors Summit (U20) di Buenos Aires, Argentina. Ia juga mengunjungi Singapura pada Mei 2019 dan menjadi pembicara di sebuah forum mengenai pembangunan kota.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mawardi mengatakan ekstensi yang dilakukan Anies ke Amerika Serikat memang sudah dijadwalkan dari jauh hari. Anies diundang datang oleh United States-Indonesia Society (USINDO) ke Washington DC. Undangan tersebut bersifat informal, sehingga Anies sengaja mengatur keberangkatan ke Washington DC berdekatan dengan kunjungan ke Kolombia.
Dari akun Instagramnya @aniesbaswedan, Gubernur DKI Jakarta itu terlihat didampingi oleh Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi DKI Jakarta, Fery Farhati Ganis. Mawardi mengatakan keikutsertaan Ferry memang diperbolehkan dalam aturan.
"Iya, (Ferry) Ikut. Kan dibolehkan," singkat dia.
Mawardi mengatakan sebenarnya ada banyak undangan ke luar negeri yang diterima Anies melalui biro KDH-KLN. Namun, tak semuanya undangan luar negeri ditindaklanjuti dengan keberangkatan.
"Kalau ini tergantung dari topiknya. Kalau memang ini kan enggak mungkin diwakili oleh asisten yang di Kolombia. Termasuk yang kemarin di Argentina juga karena pertemuan dengan para wali kota U-20 kan, enggak mungkin diwakilkan, sehingga Pak Gubernur harus hadir," jelas Mawardi.
[Gambas:Video CNN] (bmw/gil)