Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo belum dapat menjelaskan apa saja yang disampaikan 73 saksi itu kepada tim pakar. Namun apa yang ditemukan oleh tim pakar akan diungkapkan pada konferensi pers Rabu (17/7).
"Selama enam bulan sudah melakukan investigasi secara terbuka, melakukan interview atau klarifikasi terhadap 73 orang saksi atau sumber yang ditemukan," ujarnya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (16/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolri Jenderal Tito Karnavian membentuk tim gabungan lewat Surat Keputusan nomor: Sgas/ 3/I/HUK.6.6/2019. Tim yang beranggotakan 65 orang memiliki masa tugas selama enam bulan dan sudah habis pada 7 Juli 2019 lalu.
Selama enam bulan investigasi tim pakar juga belum menyebutkan satu nama pun yang diduga sebagai pelaku. Di sisi lain, Novel dalam sejumlah kesempatan menyebut ada keterlibatan oknum polisi dalam kasusnya.
"Kita berharap besok itu ada informasi yang lebih komprehensif tentang itu," kata Syarif di Gedung KPK, Jakarta.
Syarif mengaku bersyukur bila dalam keterangan pers besok, tim gabungan dapat mengungkap pelaku penyerangan terhadap rekannya di KPK. Sampai saat ini, kata Syarif KPK belum menerima laporan hasil penyelidikan tersebut.
"Kami akan bersyukur kalau sudah ada di identifikasi siapa pelakunya. laporan akhir kami terima," ujarnya.
[Gambas:Video CNN] (gst/sah/wis)