"NasDem itu harus tahu diri dia. Jangan, sudah tahu bukan parpol pemenang, bukan juga pemenang kedua masih juga kepengen ketua MPR," kata Paloh di Akademi Bela Negara NasDem, Pancoran, Jakarta, Selasa (16/7).
Paloh mengatakan partainya sudah cukup menduduki unsur pimpinan MPR ataupun DPR melihat perolehan suara pada pesta demokrasi lima tahunan. NasDem berada pada urutan kelima dengan raihan 9,05 persen dari suara sah Pemilu 2019.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Adek saya itu (Cak Imin) memang dia selalu merasa dia yang paling pantas dan saya hormati itu. Saya hormati. Jadi enggak ada yang salah," tuturnya.
Paloh enggan bicara lebih lanjut saat ditanya apakah akan mendukung Cak Imin menjadi ketua MPR. Menurutnya, perlu dilakukan pembicaraan lebih lanjut terkait keinginan Cak Imin menduduki ketua MPR pada periode mendatang.
KPU sudah menetapkan perolehan suara Pemilu 2019. PDIP menjadi partai pemenang dengan raihan 19,33 persen dari suara sah nasional. Kemudian berturut-turut ditempati Gerindra dengan 12,57 persen, Golkar dengan 12,31 persen, PKB dengan 9,69 persen, dan NasDem 9,05 persen.
Selanjutnya ada PKS dengan 8,21 persen, Demokrat dengan 7,77 persen, PAN dengan 6,84 persen, dan PPP dengan 4,52 persen.
Sementara partai lainnya seperti Perindo, Partai Berkarya, PSI, Partai Hanura, PBB, Partai Garuda, dan PKPI tak lolos ke Senayan karena perolehan suaranya di bawah ambang batas parlemen sebesar 4 persen.
(fra/ain)