"Mudah-mudahan PKB lebih beruntung, itu artinya kalau kemarin dapat katakanlah empat, besok tambah, itu beruntung. Kalau sama saja, ibarat usaha, masih rugi. Tapi kalau berkurang itu celaka," kata Jazilul saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (17/7).
Dia mengatakan pihaknya masih menunggu rumusan nomenklatur jatah menteri untuk PKB hingga saat ini. Sejauh ini PKB hanya menyiapkan nama-nama kader yang potensial untuk ditunjuk menjadi menteri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu haknya Jokowi, tapi Jokowi yang menilai apakah pantas itu. Kalau dirasa pantas, PKB terima saja," katanya.
Lukman menyebut rencana itu mengemuka setelah PKB menampung usulan dari sejumlah pihak belakangan ini.
"Malah kita disarankan kenapa enggak kirim 34, yang 34 orang punya kualifikasi terhadap 34 kementerian. Kenapa PKB enggak kirim 34 nama yang punya kualifikasi 34 kementerian, sehingga Pak Jokowi punya perbandingan usulan lain," kata Lukman saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta, Jumat (12/7).
Diketahui, dalam periode pertama pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, PKB mendapat empat kursi menteri. Keempatnya, yakni Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi; Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dakhiri; Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi M. Nasir; serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo.
[Gambas:Video CNN] (mts/osc)