"Untuk munas saya katakan dengan tegas, kita akan menjaga komitmen. Karena 20 Oktober pelantikan Presiden, maka jangan ada kegaduhan. Saya pribadi berpandangan munas kita lakukan setelah pelantikan Presiden," kata Bamsoet di Jakarta, Kamis (18/7).
"Agar tidak ada tudingan bahwa kami menginginkan posisi penting dengan merebut partai sebelum pengisian jabatan," ujar Bamsoet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden-Wapres terpilih, Jokowi-Ma'ruf Amin, akan dilantik pada Oktober 2019. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
Bamsoet menekankan kehadiran dirinya sebagai calon ketua umum untuk mengembalikan Golkar kepada cita-cita para pendirinya.
Selain itu, ia ingin mempersatukan kembali tiga kekuatan ormas pendiri Golkar, yakni Sentra Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), Musyawarah Kekeluargaan Gotong-Royong (MKGR), dan Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro).
Tak ketinggalan, ia mengaku bakal merangkul seluruh potensi kepemudaan di tubuh Partai Golkar agar kader muda Golkar tidak beralih ke partai lain.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto akan berkompetisi dengan Bamsoet di Munas Golkar. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan) |
Pada kesempatan itu, sejumlah kader Golkar juga turut mendeklarasikan diri untuk maju sebagai calon Ketua Umum Golkar, yaitu Ali Yahya, Ulla Nuchrawatty, dan Marlinda Irwanti.
Sementara, tiga calon ketua umum lain, yaitu Indra Bambang Utoyo, Ridwan Hisyam, dan calon petahana Airlangga Hartarto berhalangan hadir.
[Gambas:Video CNN] (sas/arh)
Presiden-Wapres terpilih, Jokowi-Ma'ruf Amin, akan dilantik pada Oktober 2019. (
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto akan berkompetisi dengan Bamsoet di Munas Golkar. (