Hanya saja, saat pelantikan, Risma tidak ada di arena Kongres V PDIP di Grand Inna Bali Beach Hotel, Bali. Megawati menyebut Risma sedang membongkar sekolah.
"Untuk bidang kebudayaan hari ini mohon maaf (tak bisa hadir). Karena sedang bongkar sekolah katanya, Bu Tri Rismaharini," ujar Megawati.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, dalam kongres kali ini juga mencetak sejarah baru. Untuk pertama kali dalam sejarah PDIP Hasto Kristiyanto menjabat dua kali sebagai sekretaris jenderal.
Megawati mengakui pengumuman jabatan sekretaris jenderal partai berlambang banteng ini jadi yang ditunggu banyak pihak. Dia pun sempat berkelakar soal jabatan Hasto selama ini.
"Jadi saya kan mikir, si Hasto ini, bosen juga ya," ujar Megawati disambut tawa hadirin.
"Entar dulu dong, di AD/ART begitu bunyinya? Kan enggak," jelas Mega.
Sebagai ketua umum, Megawati mempunyak hak prerogratif. Namun Mega tak menutup masukan dari berbagai pihak. Masukan itu, katanya, ia tampung dan diputuskan dengan pertimbangan yang matang.
Sebelumnya PDIP menggelar Kongres V di Bali sejak Kamis (8/8). Kongres ini berlangsung selama tiga hari di Bali. Dalam kegiatan kongres PDIP mengukukuhkan kembali Megawati sebagai Ketua Umum.
[Gambas:Video CNN]