Anies soal Ribut Bambu Rp550 Juta: Cuma Ramai di Sosmed

CNN Indonesia | Jumat, 19/07/2019 18:53 WIB
Anies soal Ribut Bambu Rp550 Juta: Cuma Ramai di Sosmed Gubernur Anies Baswedan anggap polemik Bambu Getah Getih di Bundaran HI hanya ribut di media sosial saja. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bingung masyarakat luas di media sosial ramai memperbincangkan karya seni instalasi bambu Getah-Getih. Menurut Anies Getih Getih adalah karya seni yang memang sengaja dibangun menyambut acara di Asian Games 2018.

Belakangan warganet ramai memperbincangkan pembongkaran karya seni itu. Padahal menurut Anies karya seni itu ternyata bertahan lama lebih dari prediksi.

"Itu kan bagian dari menyambut Asian Games. Ketika waktu itu sambut Asian Games. Menurut saya karena bertahan lama jadi sekarang seakan-akan diskusinya soal bambu saja," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat (19/7).


Menurut Anies saat perhelatan Asian Games usai, maka permasalahan soal bambu pun sama usainya. Karenanya Ia menilai orang yang banyak memperbincangkan soal bambu senilai Rp550 juta itu hanya ada di media sosial atau sosmed.

"Menurut saya ini terlalu sosmed. Sesuatu yang ramai di sosmed aja. Ini kan sesuatu yang kita lakukan untuk menyambut Asian Games. Sudah selesai Asian Game-nya," tegas Anies.
Setalah pro dan kontra karya seni instalasi bambu Getih Getah, Anies memastikan akan tetap mengadakan karya seni yang memiliki masa waktu pendek.

Anies bilang dirinya akan lebih sering mengundang seniman lokal yang bakal memproduksi karya seni tersebut dengan menggunakan bahan lokal pula.

Anies soal Ribut Bambu Rp550 Juta: Cuma Ramai di SosmedFoto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar


"Oh iya kita akan lebih sering lagi mengundang para seniman terutama yang menggunakan bahan-bahan lokal untuk menunjukkan karyanya di sini," ujar Anies.

Anies menyatakan akan memilih karya seni yang bisa bertahan dalam waktu 6 bulan hingga satu tahun. Semua pengadaan dilakukan tergantung kebutuhan dan diusahakan untuk menampilkan unsur Indonesia.
"Sama seperti karya-karya seni yang lain kalau mereka mempresentasikan pasti ada durasi waktunya dan yang normal saja. Ada yang bisa bertahan satu tahun ada yang bisa bertahan 6 bulan tergantung kebutuhannya," jelas Anies.

Sebelumnya, Dinas Kehutanan DKI Jakarta membongkar karya seni instalasi bambu yang berada di Bundaran HI. Pembangunan ini menuai banyak kritik karena dianggap mubazir. Ketua Fraksi PDI Perjuangan Gembong Warsono meminta Anies agar lebih bijak dalam menggunakan anggaran.

"Kita tidak masalah karya seninya. Tapi kalau bisa nanti lebih dipilah pilih lagi mana yang cocok," kata Gembong.
[Gambas:Video CNN] (ctr/ain)