Jika tidak, pihaknya memilih jadi oposisi. Bagi partai kubu 02 yang tetap menyeberang ke pemerintah, Amien menyebut mereka menanggung aib.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Amien, rekonsiliasi mestinya didasarkan atas kesamaan program atau platform. Jokowi, lanjutnya, harus memiliki pandangan yang sama dengan Prabowo soal masa depan negara.
"Kalau mungkin [dilaksanakan], alhamdulillah, negeri ini bisa kokoh sekali karena ide Prabowo akan dilaksanakan. Tapi kalau [Jokowi] tidak mau [melaksanakan ide Prabowo], ya sudah kita di luar, oposisi," ucapnya.
Jika dalam kondisi itu ada partai oposisi yang tetap menyeberang ke koalisi pemerintah, Amien menilai parpol tersebut menanggung dua dosa. Terlebih, jika itu hanya karena menerima tawaran satu kursi menteri.
"Sungguh aib kalau ada partai pendukung 02 tiba-tiba menyeberang hanya karena satu kursi ecek-ecek, kemudian dosanya dua," ujar dia.
Lebih dari itu, Amin masih mengaku heran mengapa Jokowi mendesak rekonsiliasi dengan Prabowo. Padahal, ia menyatakan Jokowi sebagai pemenang pemilu seharusnya tidak melakukan hal itu.
"Saya kira itu menunjukkan mereka tidak yakin, menang urik, urik itu curang. Kalau mereka itu menang ya pesta pora di mana-mana, tapi ini ketemu," kata Amien.
[Gambas:Video CNN] (jps/arh)