Aksi itu juga disertai penyerangan terhadap tim Satgas Karhutla Jambi yang sedang bertugas di kawasan hutan Distrik VIII Kabupaten Tanjungjabung Barat.
Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS melalui Dirreskrimum Kombes Pol M Edi Faryadi mengatakan 18 orang laki-laki ditangkap dari kamp kelompok SMB yang ada di dalam hutan Kabupaten Batanghari. Lokasi kamp itu berbatasan dengan kantor PT WKS di Distrik VIII Kabupaten Tanjungjabung Barat, tempat mereka melakukan aksi kejahatannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari para pelaku itu polisi mengamankan dua senjata api rakitan, 14 senjata tajam, dan empat bambu runcing serta beberapa unit telepon genggam. Saat ini mereka sedang menjalani pemeriksaan dan tak menutup kemungkinan akan ditingkatkan menjadi tersangka.
"Mereka masih melakukan tindakan anarkis seperti memecahkan kaca mobil yang melintasi kawasan tersebut, maka pihak kepolisian dan TNI yang berjumlah sekitar 200 orang itu masih akan terus berjaga di kawasan tersebut untuk mengantisipasi adanya tindakan susulan," kata Edi Faryadi.
Adapun pihak kepolisian mendata masih ada lagi jumlah anggota kelompok SMB yang ada di dalam hutan. Mereka bertahan karena oleh pimpinannya dijanjikan mendapatkan lahan yang ada di sana sekitar 3,5 hektare per kepala keluarga.
Sebelumnya Polda Jambi menetapkan 41 orang dari 45 orang yang diamankan sebagai tersangka perusakan serta pencurian terhadap fasilitas PT Wirakarya Sakti (WKS) di Basecamp Distrik VIII di Desa Bukit Bakar.
Dalam aksi itu, terjadi pula aksi penyerangan terhadap tim Satgas Karhutla Jambi yang sedang bertugas di kawasan hutan Distrik VIII.
Para tersangka itu,terdiri dari 40 orang laki-laki dan seorang perempuan. Mereka langsung ditahan. Sementara empat sisanya berstatus saksi.
[Gambas:Video CNN] (osc/antara/osc)