Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Inf Muhammada Aidi mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (20/7) sekitar pukul 12.45 WIT. Saat itu pasukan TNI sedang istirahat.
"Secara tiba-tiba mendapatkan serangan yang muncul dari semak belukar dengan jarak sekitar 300 meter dari kedudukan Prajurit yang sedang isoma," ujar Aidi dalam keterangan tertulis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelaku di perkirakan berjumlah 4-5 orang,' ucapnya.
Setelah serangan itu, pasukan TNI kemudian melakukan konsolidasi dan pengamanan setempat. Setelah dilaksanakan pengecekan personel, ternyata satu orang prajurit atas nama Prada Usman Hambelo mengalami luka tembak di bagian pinggang sebelah kanan.
Kejadian tersebut segera dilaporkan ke satuan atas untuk mendapatkan bantuan helikopter dalam rangka evakuasi, karena satu-satunya sarana angkutan menuju ke TKP hanya dengan helikopter.
Berdasarkan laporan dari lokasi, bahwa pada pukul 14.10 WIT Prada Usaman Hambela akhirnya menghembuskan nafas terakhir.
[Gambas:Video CNN] (osc/osc)