"Insyaallah lebih dari sebelumnya. Minimal dua, Harapannya begitu," kata Ade melalui pesan singkatnya kepada CNNIndonesia.com, Minggu (21/7).
Pada periode pertama pemerintahan Jokowi, PPP mendapat satu kursi menteri. PPP mendudukan kadernya, Lukman Hakim Saifuddin sebagai menteri agama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak kader PPP dengan berbagai kompetensi yang dibutuhkan dapat mengisi kabinet Pak Jokowi - KH Ma'ruf Amin," katanya.
Selain semakin solid, PPP menurutnya semakin siap untuk ikut mensukseskan pemerintahan Joko Widodo periode kedua yang kali ini berpasangan dengan KH Ma'ruf Amin.
"Kami sebagai kader PPP menyambut baik soliditas partai ini. PPP juga siap mensukseskan pemerintahan Jokowi," kata Ade.
Lihat juga:PPP Blak-blakan Minta Jatah Kursi Ketua MPR |
Sejumlah poin rekomendasi yang dihasilkan dalam Mukernas PPP antara lain, mengawal pemerintahan presiden terpilih Joko Widodo dalam memperjuangkan program pemerintah yang sesuai dengan aspirasi umat Islam.
Selain itu, pemerintahan Jokowi juga didorong untuk mengimbangi pembangunan infrastruktur dengan pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
PPP juga memutuskan memperbaiki sistem pemilu, baik pilpres maupun pileg, agar dipisah. PPP menilai penyatuan penyelenggaraan pilpres dan pileg memperlambat kalender politik nasional.
"Visi Indonesia yang disampaikan Jokowi beberapa waktu lalu menunjukkan bahwa Indonesia optimis untuk bersaing di dunia internasional," katanya.
[Gambas:Video CNN] (ugo)