Bahkan, Ahok mengatakan rekam jejaknya sebagai bekas terpidana kasus penistaan agama membuat peluangnya untuk menjadi menteri tertutup.
"Saya tidak mungkin jadi menteri, saya bilang, saya kan sekarang sudah cacat di republik ini, sudah tidak dikehendaki saya di posisi ini, tadi saya katakan, bagi orang banyak saya dianggap penista agama," kata Ahok berdasarkan rekaman suara yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (22/7). Pernyataan itu disampaikan Ahok di acara Roosseno Award IX-2019 di Roosseno Plaza, Jakarta Selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sambil bercanda, Ahok mengatakan lebih memilih menjadi pembawa acara di stasiun televisi atau media sosial YouTube.
"Saya ingin jadi host saja, yang penting host saya enggak ditahan-tahan, jadi host, ya ngelawak lah, aku nyanyi lumayan kok sekarang," katanya.
Selain itu, Ahok mengaku sedang membangun sebuah aplikasi untuk publik. Aplikasi itu rencananya akan dirilis pada 1 Agustus.
Lihat juga:Ahok Kenang Sutopo Sebagai Pejuang |
"Jadi yang mau bantu sama yang mau terima sumbangan ketemu. Saya jadi tengah jadi verifikatornya," katanya.
Aplikasi itu memungkinkan orang untuk membantu orang yang kekurangan secara ekonomi.
"Kalau selama ini banyak orang ingin bantu orang miskin tapi dia bingung siapa yang dia bantu," katanya.
[Gambas:Video CNN] (ctr/ugo)