Paket calon pimpinan MPR berisi lima orang yang diajukan dari masing-masing fraksi di DPR dan kelompok anggota DPD.
"Saya perkirakan karena pimpinan MPR itu terdiri dari lima orang, termasuk di dalamnya DPD. Kalau dua paket maka dari DPD ada dua calonnya. Jadi kemungkinannya akan ada dua paket (calon pimpinan MPR)," kata Johnny di Kantor DPP NasDem, Jakarta, Senin (22/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MD3, Pasal 427C, pimpinan MPR terdiri satu orang ketua dan empat wakil ketua.
Johnny mengatakan prediksi dua paket bakal calon pimpinan MPR bukan berarti berasal dari partai koalisi pengusung Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan partai koalisi pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, ditambah satu anggota DPD.
Ia memastikan bahwa NasDem juga akan menyodorkan kadernya untuk menjadi pimpinan MPR. Wakil Ketua Fraksi NasDem itu mengisyaratkan akan mengajukan kader perempuan untuk menjadi pimpinan MPR.
"Kalau NasDem pasti mencalonkan yang punya rekam jejak baik, berpengalaman, cukup senior dan akan memberikan warna paling tidak di MPR, kami si mempertimbangkan secara serius untuk representasi gender," ujarnya.
KPU telah menetapkan sembilan partai politik lolos ke DPR periode 2019-2024. Sembilan partai itu antara lain PDIP, Gerindra, Golkar, PKB, NasDem, PKS, Demokrat, PAN, dan PPP.
Lima partai yakni PDIP, Golkar, PKB, NasDem, dan PPP merupakan pengusung Jokowi-Ma'ruf, sementara empat partai yaitu Gerindra, PKS, Demokrat, dan PAN mendukung Prabowo-Sandi.
[Gambas:Video CNN] (fra/ugo)