Kemacetan itu diakui Anies memang disebabkan oleh pembangunan trotoar yang lebar. Anies mengibaratkan kemacetan itu adalah bagian dari 'sakitnya' perkembangan.
"Ya kan selama konstruksi (macet), itu namanya growing pain," kata Anies di DPRD DKI Jakarta, Senin (22/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alat transportasi yang kita semua Insya Allah miliki adalah kaki, nah itu jalan untuk kaki harus dibangun bukan saja jalan untuk roda," ujar Anies.
"Ya nanti dipakai petugas supaya enggak salah gunakan," tegas dia.
"1,5 meter untuk pejalan kaki biasa, 1,5 meter untuk disabilitas, 1,5 meter street furniture bangku jalan jauh di Singapura ada tuh setiap 200 meter capek duduk," beber Hari.
Hari juga bercerita bahwa Cikini akan dijadikan sebagai pusat kebudayaan seperti ruang ekspresi. Ada pula daerah perkantoran dan perumahan yang ada di sekitar daerah tersebut.
"Ada juga amphiteater, tepi barat, view deck untuk orang selfie, taman kota, skate park," tutup dia.
Untuk tahap pertama, pembangunan ada di daerah Kemang Raya, Kemang I, Cikini, Salemba, Jatinegara Otista. Rencananya pengerjaan ini akan selesai pada Desember.
[Gambas:Video CNN] (cit/dal)