Pesawat itu membawa dua awak pesawat, yaitu Arthur Arfa (24) dan M. Salman Al Farizi (25). Arthur berhasil diselamatkan, sedangkan Salman masih dalam pencarian.
Kepala Basarnas Jawa Barat Deden Ridwansyah selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan pihaknya masih mencari dan melakukan upaya penyelamatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Deden mengatakan pihaknya menurunkan tim rescue dari Pos SAR Cirebon dan Kantor SAR Bandung bersama TNI, Polres Indramayu, Polair Indramayu, BPBD Indramayu dan PT Angkasa Super Service.
Deden mengungkapkan kendala yang dihadapi dalam pencarian korban ialah jarak pandang yang minim. Namun ia memastikan timnya bekerja keras untuk menemukan korban.
"Walau visibility sangat minim tapi kami terus melaksanakan pencarian. Untuk mengantisipasi setiap kemungkinan, Kami akan all out dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya," katanya.
Pesawat Cessna diperkirakan jatuh sekitar pukul 14.50 WIB. Pesawat latih tersebut jatuh tepat di Sungai Rambatan Cimanuk Desa Lamarantarung, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu.
Pesawat tersebut mengangkut dua orang siswa dari AAA Pilot School Cirebon.
Berdasarkan keterangan saksi mata, Sarjono, sebelum jatuh pesawat latih itu jatuh, pesawat terlihat terbang rendah di atas areal tambak dan kemudian jatuh ke sungai.
Lihat juga:Pesawat Cessna Diduga Jatuh Di Oksibil Papua |
[Gambas:Video CNN] (hyg/pmg)