Panitia Kurban DKI Diimbau Tak Gunakan 'Kresek' Hitam

CNN Indonesia
Selasa, 23 Jul 2019 18:37 WIB
Panitia Iduladha di Jakarta diimbau tak menggunakan kresek hitam saat membagikan kurban agar meminimalisasi pencemaran lingkungan dan bahan-bahan berbahaya. Contoh pembagian daging kurban dengan cara ramah lingkungan, yakni menggunakan besek dan bongsang bambu. (CNN Indonesia/Huyogo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Panitia Iduladha di Jakarta diimbau tidak menggunakan plastik sekali pakai atau dikenal dengan kresek hitam saat membagikan kurban agar meminimalisasi pencemaran lingkungan dan bahan-bahan yang membahayakan kesehatan.

"Kami imbau agar panitia kurban menggunakan wadah yang ramah lingkungan, seperti daun pisang, daun talas, besek bambu, besek daun kelapa, besek daun pandan atau bahan ramah lingkungan lainnya yang mudah dijumpai di Jakarta," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/7).
Andono menjelaskan kantong plastik hitam membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai secara alamiah. Selain itu plastik daur ulang mengandung zat karsinogen yang berbahaya bagi kesehatan.

"Imbauan tidak memakai kantong plastik kresek hitam untuk mewadahi makanan bukan baru tapi memang sudah digaungkan pemerintah sejak lama," jelas dia.

Setidak-tidaknya, pemerintah pada tahun 2009 melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis peringatan publik tentang bahaya kantong plastik kresek hitam.
Plastik hitam tersebut terbuat dari bahan daur ulang dan dalam proses daur ulang tersebut riwayat penggunaan sebelumnya tidak diketahui.

"Apakah bekas wadah pestisida, limbah rumah sakit, limbah logam berat, kotoran hewan atau manusia, kita enggak tahu," ungkap dia.

Selain itu, dalam proses tersebut juga ditambah berbagai bahan kimia yang menambah dampak bahayanya bagi kesehatan.
Andono berharap Iduladha kali ini menjadi bagian dari kampanye ramah lingkungan. Terlebih lagi, kata dia, DKI sedang menggalakan program pengurangan penggunaan kantong Plastik Sekali Pakai (PSP) di Ibu Kota bersama organisasi dan komunitas peduli lingkungan.

"Iduladha masih beberapa pekan ke depan, masih ada waktu yang cukup bagi panitia untuk mempersiapkannya dengan baik. Agar lebih thayib ibadah kurbannya," tutup dia.

[Gambas:Video CNN] (CTR/arh)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER