Sebelum keberatan disampaikan, Hakim MK Arief Hidayat menanyakan status Saroha sebelum memberi kesaksian. Dalam kesempatan itu, Saroha mengaku sebagai mantan Ketua KPPS di TPS 01 Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal.
"Ibu Saroha pada waktu pileg jadi apa?" tanya Arief dalam sidang di Ruang Panel 1, Gedung MK, Jakarta, Kamis (25).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah, Yang Mulia," ujar Saroha.
"Keberatan, Yang Mulia," jawab KPU. Arief pun mencatat keberatan KPU tersebut.
"Bukan berkhianat, tapi kok mau di sana (pihak pemohon) gitu lho. Berarti membela yang benar ya menurut Anda?" tanya Arief.
"Iya, Yang Mulia," jawab Saroha.
Dalam pokok permohonannya, NasDem keberatan atas hasil pemilu di Dapil 4 Kabupaten Mandiling Natal. NasDem mengaku suaranya berkurang 12 suara pada 4 TPS. Akibat hal itu, NasDem menyampaikan perolehan kursi anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal menjadi hilang dan berpindah ke Partai Berkarya.
Selain itu, NasDem menyebut terjadi penggelembungan suara yang dilakukan KPU terhadap Partai Hanura. Akibat hal itu, NasDem mengklaim kehilangan kesempatan menjadi unsur pimpinan di DPRD Kota Pematang Siantar.
[Gambas:Video CNN] (jps/pmg)