"Bisa jadi terjadi. Milih orang yang urus Jakarta dengan APBD di atas Rp80 triliun jadi enggak sesederhana yang orang bayangkan. Nanti kita salah milih orang," kata Taufik yang juga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta saat dihubungi, Kamis (25/7).
Anggota Pansus wagub DKI, Syarif juga menyatakan keanggotaan baru DPRD DKI tidak akan mengubah tata tertib yang sudah disahkan oleh anggota dewan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Syarif juga mengungkapkan Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) Wakil Gubernur DKI Jakarta bakal dilanjutkan. Syarif menjelaskan bahwa rapat dilanjutkan Rabu (7/8).
Syarif mengatakan pengunduran waktu pemilihan wakil gubernur karena permasalahan jadwal. Kemudian, menurut Syarif, juga lantaran belum ada keinginan yang kuat dari para pimpinan untuk melanjutkan rapat.
"Menurut saya kemauan politik para pimpinan juga masih kurang ya. Artinya kalau political will-nya ada kan harus mendahulukan rapat ini ketimbang yang lain," ujar dia.
Sedianya tanggal 22 Juli lalu DPRD DKI melaksanakan paripurna pemilihan wakil gubernur. Pemilihan terus mundur karena belum terlaksanakan rapat pimpinan gabungan (rapimgab).
[Gambas:Video CNN] (ctr/ain)