Salah satu agenda pertemuan itu untuk membahas terkait urgensi penambahan partai dari koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk bergabung dalam koalisi Jokowi-Ma'ruf.
"Tidak tertutup kemungkinan seperti itu. Tentu di antara kami ada yang membuka bicara soal perlu tidaknya menambah, itu kan pasti terjadi diskusi di situ," kata Arsul di Kompleks MPR/DPR, Jakarta, Kamis (25/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, Arsul turut merespon terkait pembubaran TKN yang akan digelar esok. Ia memastikan parpol koalisi Jokowi-Ma'ruf akan membentuk wadah lain agar hubungan koalisi partai tetap berjalan dengan baik.
Lihat juga:TKN Jokowi-Ma'ruf Dibubarkan Esok |
Tak hanya itu, Arsul mengatakan hubungan baik seluruh partai politik dan kelompok relawan pendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf akan terus berjalan meski dibubarkan. Hal itu bertujuan demi mengawal pemerintahan Jokowi selama lima tahun ke depan.
[Gambas:Video CNN] (rzr/osc)