Hadir dalam pertemuan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, Waketum Partai Gerindra Edhy Prabowo, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo, Ketua DPP PDIP nonaktif Puan Maharani, mantan Sekjen PDIP Pramono Anung, dan Kepala BIN Budi Gunawan. Pertemuan tersebut juga meninggalkan sejumlah cerita yang belum terungkap ke publik.
Edhy mengatakan Megawati bersikap sangat terbuka saat menerima kedatangan Prabowo berserta rombongan. Prabowo dan Megawati mengawali pertemuan di ruang tamu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu pertemuan berlanjut ke meja makan. Semua yang hadir makan bersama. Banyak menu yang dihidangkan. Selain nasi goreng, salah satunya bakwan. Menurut Edy, rasa semua makanan yang disajikan enak-enak.
Setelah itu, Hasto mengabadikan momen langka seperti ini. Setelah Hasto mengambil beberapa foto bersama, Megawati dan Prabowo melanjutkan ke sesi pembicaraan empat mata. Keduanya menghabiskan waktu kurang lebih satu jam.
Beberapa hal yang dibahas dalam pertemuan 'empat mata' itu antara lain terkait kesiapan Prabowo bila dibutuhkan di Pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, sampai undangan Megawati agar Prabowo menghadiri Kongres PDIP pada Agustus mendatang.
Lihat juga:Nasi Goreng Megawati Luluhkan Hati Prabowo |
Di akhir pertemuan, kata Edhy, Prabowo memberikan sebuah lukisan gambar Presiden pertama RI, Soekarno berukuran besar kepada Megawati. Dalam lukisan itu, ayah Megawati itu tengah dalam pose menaiki kuda.
"Karena besar dibawa berbeda, (itu) lukisan Bung Karno naik kuda. Diceritakan juga sama Megawati itu lukisan (tahun) 1947 atau 1946," tutur Edhy.
Megawati diketahui menggelar pertemuan dengan Prabowo di kediamannya pada Rabu (24/7) siang kemarin. Dalam pertemuan itu, keduanya sepakat rukun usai Pilpres 2019. Kesepakatan terjalin sambil menyantap nasi goreng buatan Megawati.
[Gambas:Video CNN] (mts/osc)