Wilayah yang terendam banjir itu diantaranya Desa Siavu dan Desa Silabia, Kecamatan Tinombo. Data sementara, sekitar lima rumah di kecamatan itu rusak dihantam banjir. Sejumlah infrastruktur rumah sakit Raja Tombolotutu Tinombo pun dikabarkan rusak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ariesto menyebut ketinggian rendaman air itu mencapai 75 sentimeter atau sekitar setinggi paha orang dewasa.
"Ruang Radiologi rumah sakit rusak parah akibat dihantam banjir. Kondisi pasien saat ini sudah aman, tidak ada proses evakuasi pasien. Satu masjid di Desa Tinombo juga ikut terendam, " ungkap Aresto.
Tim reaksi cepat Tagana Dinas Sosial setempat sudah melakukan upaya identifikasi dan kordinasi lapangan dengan sejumlah pihak berwenang sejak siang.
"Kami masih melakukan evakuasi warga di wilayah terparah ke tempat aman. Untuk sementara situasi masih tetap kondusif," katanya menambahkan.
Camat Tinombo Hayati mengatakan hujan di wilayah itu sudah reda meski cuaca masih mendung. Ia menyebut hujan yang mengguyur selama dua hari berturut-turut memicu terjadinya luapan air.
"Situasi arus lalu lintas di jalur trans sulawesi masih tetap lancar, " ujar Hayati.
[Gambas:Video CNN] (arh)