Hal ini dilakukan karena sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginginkan agar masyarakat tidak lagi menggunakan kantong plastik untuk membungkus daging karena penguraiannya yang membutuhkan waktu lama sehingga dapat merusak lingkungan.
"Pada Idul Adha 1440 Hijriah tahun 2019 ini Pasar Jaya menyediakan 20 ribu besek bambu sebagai pengganti kantong plastik yang jumlahnya bisa ditambah lagi sesuai kebutuhan pasar," ujar Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin melalui keterangan tertulisnya, Rabu (31/7)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu ia berharap penyediaan besek bambu itu dapat menambah upaya kampanye mengurangi sampah plastik sekali pakai.
"Kami imbau agar panitia kurban menggunakan wadah yang ramah lingkungan, seperti daun pisang, daun talas, besek bambu, besek daun kelapa, besek daun pandan atau bahan ramah lingkungan lainnya yang mudah dijumpai di Jakarta," kata Andono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/7).
Andono menjelaskan kantong plastik hitam membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai secara alamiah. Selain itu plastik daur ulang juga mengandung zat karsinogen yang berbahaya bagi kesehatan.
Pada tahun 2009 silam, pemerintah melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pernah merilis peringatan publik tentang bahaya kantong plastik atau kresek hitam. Plastik hitam tersebut terbuat dari bahan daur ulang dan dalam proses daur ulang tersebut riwayat penggunaan sebelumnya tidak diketahui.
[Gambas:Video CNN] (ani/osc)