Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, Airlangga terlihat hadir dalam acara gerakan yang dipimpin oleh Agung Laksono itu. Selain itu, hadir pula Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, hingga mantan Ketum Golkar Akbar Tanjung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Edy menuturkan dukungan bagi Airlangga merupakan hasil pengkajian atas situasi kemasyarakatan serta kondisi dinamis 'Beringin' saat ini.
"Tentu saja bukan hanya mudah sehingga kepemimpinan DPP partai belum mencapai kekuatan maksimal. Kendati pun berhasil meraih urutan kedua di DPR RI," ujarnya.
Selain itu, Edy menyampaikan pihaknya terbatasnya masa kerja Ketum DPP Golkar periode 2014-2019 berakibat pada kegiatan konsultasi riil, konsultasi wawasan, dan konsultasi kader.
Untuk diketahui, Golkar bakal menggelar Munas untuk menentukan Ketum periode 2019-2024. Selain Airlangga, terdapat dua sosok lain yang mencalonkan diri sebagai Ketum Golkar pada Munas Golkar 2019, yakni Bambang Soesatyo dan Bambang Utoyo.
Diketahui, Kosgoro 1957 merupakan satu dari tiga ormas pendiri Golkar pemilik hak suara dalam munas. Selain itu, ada Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) dan Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR).
[Gambas:Video CNN] (jps/arh)