Gunung Tangkuban Parahu kembali erupsi sebanyak tiga kali, pada Jumat (2/8) pukul 00.06 WIB, 03.57 WIB, dan 06.07 WIB dengan tekanan sedang dan kolom abu ke arah barat laut.
"Masyarakat diharap tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa," Pelaksana Harian Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo melalui keterangan tertulis, Jumat (2/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kawasan Taman Wisata Alam Tangkuban Parahu juga sudah ditutup sementara hingga jarak aman," katanya.
Kolom abu juga tercatat mencapai ketinggian 100-180 meter dari dasar kawah dan condong ke utara dan timur. Agus mengatakan, suara gemuruh terdengar dan sebagian material letusan jatuh kembali ke dalam kawah.
Namun, kata Agus, tingkat aktivitas tersebut dapat dievaluasi kembali sesuai potensi perubahan tingkat bahaya aktivitas vulkanik di Gunung Tangkuban Parahu.
Gunung Tangkuban Parahu yang terletak di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengalami erupsi pertama kali pada Jumat (26/7), pukul 15.48 WIB. Kolom abu teramati dengan ketinggian kurang lebih 200 meter di atas puncak.
Kawasan wisata di sekitar gunung pun ditutup sementara pascaerupsi. Pantauan PVMBG, jatuhan abu vulkanik dari erupsi Gunung Tangkuban Perahu mencapai radius 1 hingga 2 kilometer.
[Gambas:Video CNN] (bmw/psp/ugo)