"Terdiri dari 110 ribu untuk honorer, sebanyak 42 ribu guru pengganti PNS yang pensiun dan 28 ribu untuk guru yang ditempatkan di sekolah-sekolah baru," ujar Muhadjir di Depok, Jawa Barat, Jumat.
Dia menambahkan hal tersebut baru sebatas usulan dan belum ditetapkan kuotanya oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini juga merupakan salah satu upaya untuk mengatasi persoalan honorer yang ada saat ini," ujarnya.
Untuk pengangkatan guru honorer terbagi dalam tiga skema yaitu, pertama untuk menuntaskan guru honorer, kedua untuk mengganti guru yang masa pensiunnya akan berakhir, dan ketiga untuk menambah atau mengangkat guru dikarenakan adanya penambahan jumlah sekolah.
Mendikbud juga meminta agar pemerintah daerah diimbau tak melakukan rekrutmen guru honorer.
"Jangan ada lagi pengangkatan guru honorer, baik oleh pemerintah daerah ataupun sekolah," imbuh dia.