Meskipun, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan soal kasus itu.
"Belum ada (laporan polisi)," kata Ferdy kepada CNNIndonesia.com, Jumat (2/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya [bakal didalami], semua keterangan kita kumpulkan ya," ucap Wibisono.
Sebelumnya, diberitakan sejumlah media, seorang calon paskibraka bernama Aurellia meninggal dunia. Ada dugaan bahwa korban meninggal dunia dianiaya oleh seniornya.
Diketahui, Aurellia merupakan salah satu calon Paskibraka yang saat ini tengah menjalani pembekalan dan pelatihan di Yonkaf Tangerang Selatan. Dia disebut merupakan calon pembawa baki.
[Gambas:Instagram]
Dikutip dari akun Instagram-nya, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyebut mendiang tidak pernah sakit selama menjalani pendidikan dan latihan (diklat) paskibraka.
"Saya sangat bersedih ketika mengetahui bahwa Almarhumah adalah anak yang aktif, ceria, dan tidak pernah sakit selama mengikuti Diklat Paskibraka. Malah Almarhumah dijagokan oleh senior dan teman seangkatannya untuk membawa Bendera Kebanggaan Rakyat Indonesia," tutur dia.
Menurut Benyamin, Aurellia adalah Paskibraka Kota Tangerang Selatan yang seharusnya pada 17 Agustus 2019 nanti membawa baki Sangsaka Merah Putih pada Upacara Hari Kemerdekaan RI yang Ke-74 Tingkat Kota Tangerang Selatan.
[Gambas:Video CNN] (dis/arh)